Sep 3, 2008

Nuansa Ramadhan : Tafsir Al Mishbah 3 September 2008

Pembahasan dari Surat An Nisa dilanjutkan. Kali ini banyak membahas tentang warisan, terutama tentang dapatnya warisan untuk perempuan. Besok mungkin akan dijelaskan bagaimana perbedaan antara warisan antara laki-laki dan perempuan, dan mengapa berbeda.

Kesimpulan untuk episode kali ini adalah :

1. Ada ketentuan umum bahwa tidak seperti apa yang diperlakukan pada masa jahiliyah dimana perempuan tidak memiliki hak waris. Setelah masa Islam, perempuan memilki hak waris walau jumlahnya tidak sama dengan laki-laki.

2. Anjuran untuk memberikan kepada siapapun yang mengetahui pembagian waris, dengan memberikan sedikit dari warisan tersebut dan memberikan kata-kata yang baik.

3. Ucapan-ucapan atau nasihat2 sekalipun kapan, dimana, dan kadar yang tepat untuk diucapkan

4. Seorang tua kalo mampu hendaknya meninggalkan harta benda kepada anak-anaknya, daripada membagikan kepada semua orang dan akhirnya menjadikan anaknya miskin setelah dia mati.

5. Segala sesuatu ada substansinya. Memakan harta anak yatim sama dengan memakan api neraka.

2 comments:

luky said...

Awalnya aku pingin nambah ilmu lewat penelusuran tafsir Al Misbah, lalu nemuin blog kamu dengan kutipan tauziah Prof DR Alwi Shihab, boleh sharing aku ya.

motosuki said...

silahkan :)