Masih berkutat dengan Galaxy Tab nih.... akhirnya berani memutuskan untuk mencoba Custom ROM. Atas informasi tentang Custom ROM OsiMood dari agan iiarn... akhirnya saya mencoba untuk menggunakan custom ROM ini sebagai custom ROM percobaan perdana saya :D
Custom ROM Galaxy Tab P1000 OsiMood bisa diambil dari web resmi osimood. Atau bisa juga donlot dari lokalan.
Lokalnya dapat diambil disini : part1 - part2
Jangan lupa hapus ".rar" nya, kemudian join dengan HJSplit.
Cara menginstallnya hampir sama dengan Custom ROM Overcome 4.0.0...
Siapkan file-file yang dibutuhkan :
1. Odin v.1.7
2. GB-stock-safe_v5.zip
3. Overcome_Kernel_v4.0.0.tar
4. P1000 OsiMood v1.11.18
Setelah semua disiapkan. maka :
1. Pastikan baterai Galaxy Tab nya penuh, atau paling tidak masih sekitar 75%
2. Ekstrak file GB-stock-safe_v5.zip ke folder yg mudah d akses misal: destop, pastikan ada 3 file ini yg agan perlukan untuk proses flashing : gt-p1000_mr.pit, GB_Stock_Safe_v5.tar, modem.bin (di dalam folder JPZ Modem)
Backup data / Apk jika diperlukan!
Langkah flashing
1. Matikan Gtab dan masuk ke download mode caranya (tekan power + volume down)
2. Jalankan Odin v1.7
3. dlm modus download mode sambungkan gtab dgn pc via usb, pastikan pc sdh pernah install driver samsung (KIES)
4. -click PIT masukin file gt-p1000_mr.pit
-click PDA masukin file GB_Stock_Safe_v5.tar
-click PHONE masukin file modem.bin
Pastiin Re-partition sdh dicentang/diceklist (hrs ny sudah otomatis pd saat memasukkan file gt-p1000_mr.pit)
5. Klik Start di Odin (jangan lupa berdoa biar gak gagal :D), tunggu sampai proses selesai, dan pastikan di box text odin ad tulisan PASS bkn failed
6. Tunggu Gtab reboot dan cabut dr pc, biarkan gtab menginstall otomatis.
7. Setelah selesai Gtab akan reboot lagi dan masuk ke set up mode. Skip langkah ini, dan jangan cari bahasa Indonesia, pasti gak ada :D
Proses installing Custom ROM8. masuk Settings > Wireless and network > USB settings > pilih Mass Storage dan sambungkan Gtab ke PC via USB dan turn on mass storage.
9. copy file P1000_OsiMood_v1.11.18.zip ke folder internal atau external SDCARD, setelah selesai cabut dari PC dan matikan Gtab dan
10. masuk ke dowload mode (tekan power + volume down)
11. sambungkan Gtab ke PC dan buka odin. Klik PDA dan masukkan file Overcome_Kernel_v4.0.0.tar
12. Klik START tunggu sampai selesai, Gtab akan reboot, setelah itu tunggu sampai proses konversi dari RFS ke ext4 selesai. Waktu yang dibutuhkan memang agak lama, jadi sabar dan boleh sedikit takut :p
13. Setelah selesai matikan Gtab dan masuk ke recovery mode (tekan power + vol up sampai muncul logo GalaxyTab)
14. di recovery mode gunakan tombol vol up, vol down untuk navigasi dan tombol power untuk menentukan pilihan, cari file P1000_OsiMood_v1.11.18.zip yang sudah di copy td di install menu (internal ato external sd) pilih dan tekan yes, tunggu proses sampai selesai. Setelah selesai pilih Go Back, plih reboot menu, plih reboot system.
15. Tunggu agak lama... karena system sedang membentuk OS baru...
16. Done...
NB:Step 8-16 juga bisa dipakai untuk agan-agan yang sudah pernah terinstall ROM Overcome Kratos di Gtab agan, tapi sebelumnya backup dulu data2 terinstall nya, karena data akan di wipe....
(panduan diambil dari Kaskus, postingan motosuki)
Nov 23, 2011
Sep 7, 2011
[P1000] Upgrade / Update ke Gingerbread 2.3.3 ROM DXJPI Asia untuk Galaxy Tab P1000
Lama tak menulis.... Kebetulan ada mainan baru nih. Samsung Galaxy Tab. Hehehe....
Dan biasanya kalo udah punya mainan baru langsung diutak-atik. Tentu saja resiko ditanggung sendiri. Makanya beli Gtab second, walaupun harganya masih selangit.
Oke... percobaan yang saya lakukan untuk Galaxy Tab ini adalah mengupdate ROM nya dari Froyo 2.2 ke Gingerbread 2.3. Hal ini sebenarnya bisa dilakukan dengan membawa nya ke Samsung Service Center, tapi saya malas... sekalian mau belajar.
Alat perangnya adalah :
1. PC / laptop (disarankan laptop yang baterai nya masih bagus)
2. Galaxy Tab (ya iya lah... gimana sih?) dan Kabel datanya (ckckckck!!)
3. Samsung Kies (atau driver USB Galaxy Tab)
4. Software utak atik nya, yaitu ODIN 1.7
5. Stock ROM Gingerbread 2.3.3 Asia, DXJPI (part1, part2, part3, part4) Tanpa part
6. File gt-p1000_mr.pit
7. dbdata.tar
Caranya :
Cara update dengan ODIN 1.7 :
1. Gtab dalam keadaan Download Mode (Power+Vol.Down) dan sudah terkoneksi ke komputer
2. Masukkan ROM P1000DXJPI_P1000DXJPE_p1000OLBJPH_home.tar ke PDA
3. Masukkan gt-p1000_mr.pit ke PIT
4. Jangan lupa centang re-partition
5. Berdoa dan klik START
6. Tunggu sampe Succeed dan Restart
7. Masuk lagi ke Recovery Mode (Power+Vol.Up)
8. Wipe cache
9. Wipe data / factory reset
10 Coba dulu apakah bisa masuk ke OS, kalo bootloop lanjutkan ke langkah 11
11. Masuk lagi ke Download Mode
12. Masukkan dbdata.tar ke PDA, jangan centang repartition
13. Berdoa dan klik START
14. Tunggu sampe Succeed dan Restart
15. Masuk ke recovery mode
16. Wipe cache
17. Wipe data / factory reset
Oke.. begitu caranya ya :) Jangan lupa kalo mau utak atik, DO IT WITH YOUR OWN RISK!!
Sumber : XDADeveloper dan Kaskus
Dan biasanya kalo udah punya mainan baru langsung diutak-atik. Tentu saja resiko ditanggung sendiri. Makanya beli Gtab second, walaupun harganya masih selangit.
Oke... percobaan yang saya lakukan untuk Galaxy Tab ini adalah mengupdate ROM nya dari Froyo 2.2 ke Gingerbread 2.3. Hal ini sebenarnya bisa dilakukan dengan membawa nya ke Samsung Service Center, tapi saya malas... sekalian mau belajar.
Alat perangnya adalah :
1. PC / laptop (disarankan laptop yang baterai nya masih bagus)
2. Galaxy Tab (ya iya lah... gimana sih?) dan Kabel datanya (ckckckck!!)
3. Samsung Kies (atau driver USB Galaxy Tab)
4. Software utak atik nya, yaitu ODIN 1.7
5. Stock ROM Gingerbread 2.3.3 Asia, DXJPI (part1, part2, part3, part4) Tanpa part
6. File gt-p1000_mr.pit
7. dbdata.tar
Caranya :
Cara update dengan ODIN 1.7 :
1. Gtab dalam keadaan Download Mode (Power+Vol.Down) dan sudah terkoneksi ke komputer
2. Masukkan ROM P1000DXJPI_P1000DXJPE_p1000OLBJPH_home.tar ke PDA
3. Masukkan gt-p1000_mr.pit ke PIT
4. Jangan lupa centang re-partition
5. Berdoa dan klik START
6. Tunggu sampe Succeed dan Restart
7. Masuk lagi ke Recovery Mode (Power+Vol.Up)
8. Wipe cache
9. Wipe data / factory reset
10 Coba dulu apakah bisa masuk ke OS, kalo bootloop lanjutkan ke langkah 11
11. Masuk lagi ke Download Mode
12. Masukkan dbdata.tar ke PDA, jangan centang repartition
13. Berdoa dan klik START
14. Tunggu sampe Succeed dan Restart
15. Masuk ke recovery mode
16. Wipe cache
17. Wipe data / factory reset
Oke.. begitu caranya ya :) Jangan lupa kalo mau utak atik, DO IT WITH YOUR OWN RISK!!
Sumber : XDADeveloper dan Kaskus
Jul 18, 2011
Saya ditagih penggunaan Telkomsel Flash Unlimited padahal sudah saya non aktifkan 10 bulan sebelumnya
Saya pengguna kartu Halo dengan nomor 08125651719. Kartu ini awalnya saya gunakan untuk kebutuhan Internet dengan Telkomsel Flash Unlimited paket Basic. Tapi kartu ini juga saya gunakan untuk kebutuhan menelpon.
30 September 2010, saya memutuskan untuk menghentikan langganan telkomsel Flash saya. Tapi saya tetap menggunakan kartu tersebut untuk kebutuhan komunikasi suara dan SMS. Beberapa bulan setelah saya putuskan flash nya, tagihan saya yang tadinya mulai turun karena tidak harus membayar Flash ternyata meningkat lagi. Saya mengira hal ini akibat banyaknya komunikasi suara yang saya lakukan. Saya menyadari ternyata kelebihan tersebut terjadi akibat tagihan Flash (yang tidak pernah saya pakai sejak saya putuskan) pada bulan Juni 2011. Alangkah terkejutnya saya!
Akhirnya pada tanggal 31 Juni 2011 saya membuat pengaduan kepada Telkomsel melalui Grapari Telkomsel di Jl.Ahmad Yani Pontianak. Saya menanyakan perihal tagihan yang mulai muncul sejak bulan April 2011. Setelah di cek oleh CS yang bernama Agnes, dia mengatakan kalau saya telah melakukan aktivasi flash pada tanggal akhir Maret 2011 (kalau tidak salah tanggal 23-26 maret). Saya kaget! Saya tidak pernah melakukan aktivasi flash sama sekali sejak saya memutuskan flash saya September 2011!. Saya minta bukti kalau saya pernah mengaktifkan Flash tersebut, tapi CS tidak dapat memberikan bukti.
Karena tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, saya memutuskan untuk langsung ke marketing corporate (kartu saya adalah kartu corporate kantor) yang bernama Susilo. Pak Susilo akhirnya mengecek status kartu saya dan menyatakan bahwa tidak ada bukti berkas yang menyatakan bahwa saya meminta untuk mengaktifkan Flash tersebut. Saya kaget lagi! Kenapa tidak ada? Berarti ini kesalahan sistem dong? Saya minta agar pak Susilo bisa membantu saya untuk menguruskan masalah ini. Dan awal Juli 2011 (saya lupa tepatnya tanggal berapa), Pak Susilo menelpon saya dan menginformasikan bahwa tagihan Flash (yang tidak pernah saya aktifasi dan saya gunakan) tidak dapat dikembalikan, baik dalam bentuk kredit penggunaan apalagi tunai! Saya kaget lagi!!! (Sudah berapa kali saya kaget ya?). Alasannya karena kartunya sudah teraktifasi dan harus dibayar! Menurut Pak Susilo ini adalah keterangan dari pihak Regional Kalimantan.
Hingga saat saya menulis surat pembaca ini, saya mencoba menelpon Pak Susilo berulang kali untuk menanyakan nasib dari tagihan aneh di kartu Halo saya dan sepertinya tidak ada niat baik dari yang bersangkutan maupun Telkomsel untuk menyelesaikan masalah saya.
Kepada Telkomsel, sebuah perusahaan telekomunikasi terbesar, apakah ini yang anda lakukan untuk mengeruk keuntungan? Bikin malu saja. Mohon direspon secepatnya. Silahkan menghubungi saya langsung di nomor kontak saya yang bisa anda dapatkan melalui Telkomsel Pontianak ataupun Detik.com.
Terimakasih atas perhatiannya.
Salam
Yudhiarma
Pelanggan Telkomsel yang dizalimi
30 September 2010, saya memutuskan untuk menghentikan langganan telkomsel Flash saya. Tapi saya tetap menggunakan kartu tersebut untuk kebutuhan komunikasi suara dan SMS. Beberapa bulan setelah saya putuskan flash nya, tagihan saya yang tadinya mulai turun karena tidak harus membayar Flash ternyata meningkat lagi. Saya mengira hal ini akibat banyaknya komunikasi suara yang saya lakukan. Saya menyadari ternyata kelebihan tersebut terjadi akibat tagihan Flash (yang tidak pernah saya pakai sejak saya putuskan) pada bulan Juni 2011. Alangkah terkejutnya saya!
Akhirnya pada tanggal 31 Juni 2011 saya membuat pengaduan kepada Telkomsel melalui Grapari Telkomsel di Jl.Ahmad Yani Pontianak. Saya menanyakan perihal tagihan yang mulai muncul sejak bulan April 2011. Setelah di cek oleh CS yang bernama Agnes, dia mengatakan kalau saya telah melakukan aktivasi flash pada tanggal akhir Maret 2011 (kalau tidak salah tanggal 23-26 maret). Saya kaget! Saya tidak pernah melakukan aktivasi flash sama sekali sejak saya memutuskan flash saya September 2011!. Saya minta bukti kalau saya pernah mengaktifkan Flash tersebut, tapi CS tidak dapat memberikan bukti.
Karena tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, saya memutuskan untuk langsung ke marketing corporate (kartu saya adalah kartu corporate kantor) yang bernama Susilo. Pak Susilo akhirnya mengecek status kartu saya dan menyatakan bahwa tidak ada bukti berkas yang menyatakan bahwa saya meminta untuk mengaktifkan Flash tersebut. Saya kaget lagi! Kenapa tidak ada? Berarti ini kesalahan sistem dong? Saya minta agar pak Susilo bisa membantu saya untuk menguruskan masalah ini. Dan awal Juli 2011 (saya lupa tepatnya tanggal berapa), Pak Susilo menelpon saya dan menginformasikan bahwa tagihan Flash (yang tidak pernah saya aktifasi dan saya gunakan) tidak dapat dikembalikan, baik dalam bentuk kredit penggunaan apalagi tunai! Saya kaget lagi!!! (Sudah berapa kali saya kaget ya?). Alasannya karena kartunya sudah teraktifasi dan harus dibayar! Menurut Pak Susilo ini adalah keterangan dari pihak Regional Kalimantan.
Hingga saat saya menulis surat pembaca ini, saya mencoba menelpon Pak Susilo berulang kali untuk menanyakan nasib dari tagihan aneh di kartu Halo saya dan sepertinya tidak ada niat baik dari yang bersangkutan maupun Telkomsel untuk menyelesaikan masalah saya.
Kepada Telkomsel, sebuah perusahaan telekomunikasi terbesar, apakah ini yang anda lakukan untuk mengeruk keuntungan? Bikin malu saja. Mohon direspon secepatnya. Silahkan menghubungi saya langsung di nomor kontak saya yang bisa anda dapatkan melalui Telkomsel Pontianak ataupun Detik.com.
Terimakasih atas perhatiannya.
Salam
Yudhiarma
Pelanggan Telkomsel yang dizalimi
Subscribe to:
Posts (Atom)