Showing posts with label architecture. Show all posts
Showing posts with label architecture. Show all posts

Oct 17, 2020

Profesi Arsitek vs Okupasi Jabatan Kerja Arsitek

Profesi Arsitek vs Okupasi Jabatan Kerja Arsitek

Oleh : Yudhiarma


Beberapa hari ini saya disibukkan dengan pelatihan asesor kompetensi yang diadakan oleh LSP-P1 Polnep, yang menjadi penanggungjawab untuk mengeluarkan sertifikat kompetensi bagi lulusan Polnep sebagai sertifikat pendamping ijazah yang dapat digunakan mahasiswa sebagai bukti kompeten di bidang masing-masing. Khusus untuk mahasiswa D4 Arsitektur Bangunan Gedung bisa mendapatkan Sertifikat Kompetensi Okupasi Jabatan Kerja Arsitek.


Dari hasil pelatihan, ada rekan yang bertanya apa bedanya sertifikasi ini dengan sertifikat keahlian yang dikeluarkan oleh IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) dengan Sertifikat Kompetensi Okupasi Jabatan Kerja Arsitek? Apa sama-sama arsitek?

Sertifikat Kompetensi Okupasi Jabatan Kerja Arsitek (JKA) adalah sertifikat kompeten yang menyatakan bahwa pemegangnya berkompeten dalam pekerjaan yang dilakukan oleh arsitek.

Loh? kalo gitu sama aja dong dengan arsitek?

Tidak sama. Arsitek adalah profesi dimana para arsitek harus mendapatkan pengakuan dari IAI sebagai arsitek yang berlisensi. Untuk mendapatkan pengakuan tersebut maka mahasiswa harus sudah lulus dari kampus yang menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang arsitektur, kemudian melanjutkan ke pendidikan profesi arsitek (PPArs). Lalu mendaftarkan diri ke IAI dan harus menempuh ujian yang penyajian port folio proyek yang dikerjakan selama 3 tahun terakhir dengan jumlah minimal 3 proyek dihadapan asesor profesi arsitek. Jika dinyatakan lulus, maka dikeluarkan lisensi arsitek nya. Barulah dia bisa resmi menyandang gelar Arsitek. Jika dilihat dari level KKNI nya, maka arsitek masuk ke KKNI Level 7.
Sedangkan JKA adalah pekerjaan yang dilakukan oleh lulusan dari kampus yang menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang arsitektur dan sudah melalui uji kompetensi JKA dan dikeluarkan sertifikat kompeten nya untuk bisa bekerja di bawah biro arsitek atau perusahaan konsultan sebagai tenaga arsitektur. Jika dilihat dari level KKNI nya, maka JKA masuk ke KKNI level 6.

Bisa dilihatkan bedanya?

Untuk mempermudah penjelasan di atas saya buatkan alur nya pada gambar di postingan ini.









Apr 15, 2011

Sayembara Desain Stasiun Riset Orangutan Kalimantan

Assalamualaikum Wr.Wb.


Kepada Yth. Calon Peserta Sayembara

Bersama posting ini kami umumkan bahwa IAI Daerah Kalimantan Barat dan WWF mengadakan Sayembara Desain Stasiun Riset Orangutan Kalimantan di Kalimantan Barat. Bagi yang tertarik untuk mengikuti silahkan membaca keterangan yang lebih lengkap di blog IAI Kalbar.

Sebagai informasi, pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 16 April 2011 hingga 1 Mei 2011 jam 21:00.
Kepada calon peserta yang ingin berkonsultasi lebih jelas silahkan menghubungi :
R. Puspito Harimurti : 085228900995 (ariuc0079@yahoo.com)
Yudhiarma : 08152247031 (yudhiarma@gmail.com)

Terimakasih

Wassalamualaikum Wr.Wb.


Tertanda


Panitia Sayembara Desain Stasiun Riset Orangutan Kalimantan


Sep 21, 2010

Arsitek dan Hal-hal Kecil di Sekitarnya

Tulisan ini sebenarnya ga penting sih.. tapi fakta... Jadi tidak ada salahnya dijelaskan ke khalayak ramai... Tulisan ini juga dibuat sebagai tanggapan atas munculnya sebuah iklan produk rokok yang menggunakan arsitek beneran (bukan sekedar figur arsitek) sebagai bintang iklannya.

----------------------------------------------------------------------------------
Arsitek terkenal dengan hidup yang di luar kehidupan nyata. Loh?? emangnya hantu?? Bukan.. maksud saya itu... kebanyakan arsitek tidak memiliki hidup layaknya orang normal. Jika orang normal hidup di pagi hari sampai malam hari, arsitek lebih banyak hidup di siang hari sampai pagi hari. Padahal arsitek juga harus mengikuti jam orang normal jika harus berurusan dengan mereka.

Dengan kondisi yang seperti itu, maka perlu adanya 'doping'. Sebenarnya tidak baik sih 'doping-doping' beginian. Tapi mau gimana lagi.... Mau tau apa sih biasanya 'doping' yang dipakai?




1. Kopi
Senjata terampuh dalam menemani malam-malam dingin bersama gambar yang tak selesai-selesai. Bahkan mahasiswa semester 1 pun terbiasa dengan benda ini. Tiap kali mau begadang, selalu menyediakan kopi supaya bisa bertahan lama.
Namun ada pula yang tidak menggunakan kopi, tapi mengganti nya dengan yang lain seperti teh, atau pun minuman bersoda. Tapi secara umum kopi lah yang paling banyak digunakan.

2. Rokok
Bukan contoh yang baik. Tapi ini juga kenyataan. Bagi kebanyakan arsitek, rokok itu bagaikan inspirasi. Kalo mereka tidak merokok, seperti nya inspirasi tidak bakal keluar dari otak untuk disadur oleh tangan di atas kertas. Oleh karena itu tidak heran jika melihat arsitek bakal kebingungan jika tidak ada rokok saat dia akan menggambar. Ekstrim dari rokok adalah penggunaan obat-obatan terlarang seperti ekstasi. Katanya... bukan kata saya loh... ekstasi memberikan dampak bersemangat dan seperti nya inspirasi itu terus masuk, dan arsitek menjadi tahan begadang. Tapi ini tidak baik.... jangan dicontoh ya :)
Arsitek yang tidak memilih rokok sebagai teman hidupnya, biasanya mengalihkannya pada cemilan. Entah itu kue-kue, chips, atau sekedar permen.

3. Minuman Energi
Nah... ini juga sering dijadikan alat bagi arsitek untuk tetap terjaga dalam jangka waktu lama. Jika kopi dan rokok tidak berhasil atau hanya berefek sampai pagi, minuman energi memberikan asupan energi untuk bertemu klien di siang harinya. Nah.. kalo yang ini jangan kebanyakan... ntar malah berdampak buruk buat kita sendiri.

4. Multi vitamin
Multi vitamin digunakan arsitek agar tidak rentan sakit. Sakit adalah hal yang dihindari agar target-target bisa tercapai. Kebanyakan arsitek kalo sudah sakit, seperti nya langsung drop kondisi nya seperti kayak orang kehabisan tenaga dan perlu istirahat lama.

5. Obat pereda sakit kepala
Berhubung sering begadang, sakit kepala adalah sakit yang paling sering diterima arsitek. Maklum... otak udah nyuruh badan istirahat, sedangkan kerjaan ga selesai-selesai.... Bisa juga sakit kepala ini timbul karena harus bayar pegawai di akhir minggu tapi uang dari klien belum cair :p hehehehehehe

6. Obat nyamuk
Hehehehe... becanda gak nih? Sedikit... tapi bagi arsitek yang belum mapan, obat nyamuk adalah teman setia dalam mengatasi gangguan mahluk malam lainnya yang doyan ngisap darah. Darah arsitek itu udah sedikit, abis buat begadang... rendah pula biasanya tekanan darahnya... Jadi nyamuk adalah musuh besar!!


Hehehehehe... begitulah hal-hal kecil di kehidupan arsitek :)

Apr 5, 2010

Sistem Utilitas Bangunan Tinggi

Tulisan ini merupakan jawaban yang saya berikan atas pertanyaan tentang sistem utilitas bangunan tinggi yang ditanyakan melalui media yahoo! answers. boleh disimak dari yahoo! answer ataupun dari sini, sama saja :)

Pertanyaan :
mau cari tahu, ttg sistem utilitas bangunan tinggi sekitar 10 lantai, mengenai lantai utilitasnya pendistribusian air bersih dan kotor, cra kerja lift, dll. ada yg tau link nya atau referensi bukunya?

Jawaban :
Halo....
Utilitas pada dasarnya adalah bagaimana bangunan dapat dipenuhi kebutuhannya terhadap sistem elektrikal, sistem mekanikal, sistem penanggulangan bahaya kebakaran, sistem transportasi, dan sistem telekomunikasi.

untuk bangunan 10 lantai, tentu saja sudah termasuk kategori bangunan middle rise building, dimana kebutuhan utilitas menjadi hal yang penting. saya akan mencoba menjawab pertanyaan anda dengan singkat, dan semoga berguna :

1. Sistem elektrikal
Bangunan 10 lantai menggunakan energi yang besar. Sumber energi pada umumnya adalah melalui PLN atau melalui generator. Oleh karena itu dibutuhkan ruangan panel untuk menampung panel listrik utama dan meterannya, genset dan kelengkapannya, termasuk ruang teknisinya. Setiap lantai sebaiknya diberi ruang elektrikal yang berisi panel-panel pembagi untuk ruangan di lantai tersebut. Ruangan sebaiknya tidak diakses untuk umum karena sifatnya servis. Sebisanya, manfaatkan sistem alami untuk mengurangi penggunaan energi listrik berlebihan. Sebisanya pisahkan panel untuk kebutuhan pencahayaan, kebutuhan peralatan/mesin besar, dan kebutuhan lingkungan.

2. Sistem mekanikal
Yang dimaksud sistem mekanikal disini adalah sistem penghawaan AC, air bersih, air kotor, air limbah dan air buangan.

a. Air Conditioning (AC)
Ada 2 sistem, yaitu :
1) Sentral, yaitu menggunakan Chiller, AHU, Ducting, FCU, Cooling Tower (utk sistem water to water). Sistem ini berguna untuk bangunan-bangunan besar seperti kantor dan mall.
2) Split, yaitu yang menggunakan indoor unit dan outdoor unit (seperti AC rumah biasa). Sistem ini cocok untuk bangunan seperti apartemen dan hotel.

b. Air Bersih
Sumber air adalah berasal dari PAM, atau menggunakan sumur dalam, yang kemudian ditampung dalam reservoir atau tanki. Tanki ini bisa diletakkan di atas atau di bawah, atau di keduanya. Ada dua sistem distribusi yang digunakan untuk air bersih, yaitu :
1) Sistem Up Feed
yaitu air dipompakan dari bawah ke outlet air.
2) Sistem Down Feed
yaitu air dipompakan dari bawah ke reservoir atas, untuk kemudian disalurkan ke outlet air secara gravitasi.
Kebutuhan pompa akan tergantung dari tinggi/jarak dari sumber penampungan air di bawah ke sumber penampungan air di atas / outlet air.
Pipa untuk air bersih biasanya di cat biru.

c. Sistem Air Kotor
Sumber air kotor kita kenal dengan toilet, dimana limbah padat dari toilet yang harus dikeluarkan menuju septic tank.
Panduannya adalah usahakan toilet selalu dalam posisi yang sama tiap lantainya, agar tidak terjadi pembelokan pipa yang bisa berakibat kebocoran. Selain itu harus ditambahkan pipa pembuangan gas agar tidak terjadi desakan gas dari sumber ke septic tank yang dapat menimbulkan resiko septic tank meledak karena penuh gas.
Pipa untuk air kotor biasanya di cat hitam.

d. Sistem air limbah
Air limbah juga biasa dikenal dengan grey water. Biasanya grey water akan disaring sebelum dikeluarkan ke tempat pembuangan akhirnya. Hal ini dilakukan agar tidak mencemari lingkungan.

e. Sistem air buangan/limpasan
Biasanya air buangan/limpasan ini adalah untuk pembuangan air hujan yang jatuh di atap bangunan. Air ini sebaiknya ditampung untuk cadangan air bangunan, Kalaupun mau dibuang, bisa langsung dibuang ke riol atau saluran terbuka karena pada dasarnya air ini masih bersih. Yang perlu diperhatikan adalah saluran untuk air buangan/limpasan ini harus cepat tersalurkan ke bawah, karena kalau volume nya besar akan menimbulkan beban bagi bangunan.

3. Sistem Penanggulangan Bahaya Kebakaran
Pada dasarnya ada .... hal yang harus diperhatikan dalam penanggulangan bahaya kebakaran, yaitu :
a. Deteksi, bisa menggunakan smoke detector atau fire detector
b. Pemadaman, biasanya dengan tabung pemadam atau dengan sprinkler dan hydrant
c. Evakuasi, biasanya dengan tangga darurat dan koridor dengan hydrant

4. Sistem transportasi
Untuk bangunan 10 lantai, tentu saja dibutuhkan lift. Sebaiknya menggunakan lift yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, supaya tidak boros energi karena lift menggunakan listrik yang besar. Selain itu lift juga disarankan dibuat zona-zona dan dibuat lift express (yang hanya singgah di lantai-lantai tertentu).
Selain itu tangga darurat juga dibutuhkan, hal ini sama dengan evakuasi untuk bahaya kebakaran. Tangga darurat sebaiknya langsung mengarah keluar bangunan.
Selain lift dan tangga, ada juga tangga berjalan (eskalator) maupun ramp (lantai datar yang miring), atau pun conveyor (semacam ramp tapi mekanis).

5. Sistem Telekomunikasi
Bangunan 10 lantai tentu membutuhkan sistem komunikasi internal agar bisa menghemat biaya. sistem ini seperti jaringan telepon, interkom, internet, dan tata suara. Ruangan komunikasi sebaiknya diletakkan di lantai satu. Tersedia shaft tersendiri yang terpisah dari shaft elektrikal dan mekanikal untuk sistem ini.


Materi Referensi :
198x, Poerbo, Hartono, Utilitas Bangunan, Penerbit Djambatan, Jakarta
200x, Suwana, Jimmy. S, Sistem Bangunan Tinggi, Penerbit Erlangga, Jakarta
http://masisnanto.blogdetik.com/2008/12/29/ac-central-air-water-system/#more-45



Jul 15, 2009

Beberapa Profesi Yang Bisa Dipilih Lulusan Arsitektur

Tulisan ini saya buat untuk membuka pikiran mahasiswa saya tentang berkarir yang saya posting di grup diskusi alumni Politeknik Negeri Pontianak.

Beberapa Profesi Yang Bisa Dipilih Lulusan Arsitektur :

1. arsitek
ini adalah pilihan utama, karena core ilmunya memang mengarah ke dunia arsitektur... udah jelas kali yah :)

2. konsultan & kontraktor
biasanya ini perkembangan dari arsitek. setelah mampu berprofesi dengan baik, dan mendapatkan pengalaman yang cukup dari arsitek lain, disarankan untuk membuka usaha sendiri dalam bentuk konsultan dan kontraktor..

3. developer
nah.. kalo konsultan/kontraktor nya udah gede banget!! ada modal... bole lah terjun ke dunia developer. pengembang ini biasanya begerak di bidang perumahan, tapi ada juga pengembang dibidang retail/perdagangan. modalnya, pengetahuan teknis tentang arsitektur dan konstruksi, dan manajemen tentunya :)

4. pns
bagaimana pun profesi arsitek juga dibutuhkan di pemerintahan. cuma sayang profesi ini masih dianggap profesi yang agak sedikit miring (atau malah banyak?) kalo saja dikerjakan dengan lebih benar, tentu akan lebih baik negara ini :)

5. dosen
ini profesi yang saya jalani... menyenangkan sekali berbagi ilmu. tuntutannya juga terus mencari ilmu.... diperlukan dedikasi yang tinggi dan kesabaran yang super tinggi menghadapi mahasiswa yang tidak sepaham dengan dosennya... dan tentu saja..harus objektif...

6. marketing
mahasiswa arsitek dah biasa berpresentasi, dan diajarkan untuk sedikit persuasif kepada yang di presentasikan. hal ini diperlukan bagi marketing perusahaan APAPUN!!. Kuncinya, kuasai produk dan kenali klien. selain itu dibutuhkan juga karena kreatifitas nya bisa lebih tinggi dari lulusan ekonomi sekalipun...

7. wirausaha
wirausaha disini maksudnya bukan yang berhubungan langsung dengan profesi arsitek, misalkan membuka toko bangunan, membuka jasa pembuatan pagar besi, membuka jasa plotting dan design grafis,bahkan toko komputer sekalipun.... dan masih banyak lagi. kenapa? karena dalam perjalanannya menjadi mahasiswa arsitektur, hal-hal diatas dekat sekali hubungannya dengan dunia perkuliahan... kalo kreatif, ini bisa mendatangkan penghasilan yang besar :)

8. seniman
biasanya kecenderungan mahasiswa arsitektur menyukai gambar. nah..siapa tau dari gambar itu bisa menjadi karya seni berupa lukisan, patung, ataupun barang2 lainnya.. termasuklah fotografi.....

9. penulis
gak nyangka kan? ada loh arsitek yang berprofesi sebagai penulis... misalkan Imelda Akmal.... dengan tulisannya tentang dunia arsitektur, dia bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar daripada sekedar menjadi arsitek biasa....

10. apapun!!!
kenapa saya bilang apapun? karena pada dasarnya, pendidikan arsitektur adalah pendidikan tinggi, yang berfungsi untuk menjadi pengembangan diri seseorang untuk dapat berpikir lebih maju, mengungkapkan ide-ide nya, dan mewujudkannya..... jadi... saya bisa bilang kita bisa jadi apapun yang kita mau :) tentu saja harus diikuti kebisaan dan kemauan :)


well... good luck dalam memburu masa depan yang cerah :D

May 29, 2009

Kontra Atap Putih nya Amrik

copas dari kaskus :

Baru2 ini pemerintah amerika melalui Menteri Energi AS Steven Chu mengatakan bahwa ingin mengecat atap dengan warna putih yang merupakan pemantul cahaya dan disebut "energy-reflecting white" hal ini merupakan hasil dari simposium perubahan iklim di London.

Hal ini juga mendapatkan Nobel di dalam fisika yang disebut "revolusi baru" dalam energi generasi untuk memotong emisi gas rumah kaca.

Selain itu dengan mengecat warna putih putih maka akan memantulkan balik sinar matahari.

Selain itu dengan mengecat putih semua atap kantor, cat dan rumah kita maka akan mengurangi penggunaan AC dikarenakan warna putih reflektif dan akan memberikan hawa dingin sehingga kita tidak perlu menambah PK untuk AC.

Rencananya 11 tahun kedepan maka akan melakukan pengecatan putih terhadap mobil2 produksi baru.

source http://green.yahoo.com/news/afp/2009...ritainchu.html

===============================================================


Komentar saya :

ini ide yang bagus... buat kenyamanan kita....
buat kenyamanan bumi??? trust me...


TIDAK SAMA SEKALI


mengapa demikian?

Jika kita mengecat putih seluruh atap kita, semua panas yang datang bersama sinar matahari akan dipantulkan lagi ke langit, dan di langit dipantulkan oleh lapisan ozone... dan akhirnya panas tidak keluar dari bumi ini.. tapi kembali lagi ke bumi dalam bentuk panas lagi....

Panas itu kembali lagi ke bangunan, tapi dipantulkan lagi... sedangkan panas baru yang datang dari matahari juga terus datang...

Lalu apa yang terjadi??? Bumi makin hangat.....panas... dan akhirnya tidak ada mahluk hidup yang bisa tinggal di muka bumi.....

Solusi atap putih memang tepat untuk bangunan dari segi kenyamanan dan penghematan energi dari penggunaan AC, tapi percayalah... saat kita makin nyaman, bumi semakin tidak nyaman.... (untuk saat ini). Kita harus mencari solusi lain yang lebih baik untuk kita, dan lebih aman untuk bumi...

Solusi yang tepat menurut saya adalah menyerap panas dari matahari menjadi energi... energi dipakai untuk memberi kenyamanan... limbah energi yang terjadi di daur ulang menjadi energi bentuk baru... dan digunakan lagi menjadi energi... ingat.. energi tidak dapat diciptakan,tidak dapat dimusnakahkan... tapi dapat dirubah bentuknya (Hukum Kekekalan Energi) Selain diubah menjadi energi, panas tersebut tetap harus diserap bumi. Caranya berikan hutan-hutan yang akan menyerap panasnya, dan menjadikan panas tersebut O2 untuk mendinginkan bumi..... itu lebih bijaksana....


Sekian...

Apr 30, 2009

Manajemen Kantor Arsitek Dimulai dari yang Kecil



MANAJEMEN KANTOR ARSITEK DIMULAI DARI YANG KECIL


Oleh :
Yudhiarma, ST.MT. (yudhiarma@gmail.com)
Staf Pengajar Program Studi Arsitektur Politeknik Negeri Pontianak


PENDAHULUAN
Arsitek adalah profesi yang menuntut kemampuan untuk bekerja sendiri maupun tim. Oleh karena itu arsitek harus dibekali pula dengan kemampuan manajerial. Sayangnya dalam banyak mata kuliah yang ada pada perguruan tinggi arsitektur kebanyakan hanya menekankan bagaimana me-manage proyek. Lalu bagaimana me-manage sebuah perusahaan?
Bagi yang mempunyai jiwa enterpreneur sejati, tentu hal ini tidaklah sulit. Bagi yang mengerti bahwa semua pekerjaan harus dikerjakan oleh para ahlinya, hal ini juga tidak menjadi suatu hal yang harus repot untuk dipikirkan. Cuma yang harus diingat, seorang arsitek tidak memulai karirnya langsung menjadi arsitek terkenal! Tapi dengan langkah-langkah kecil untuk jalan yang panjang di depannya.
Tulisan ini dibuat untuk membuka wawasan bagi para calon arsitek muda dalam mengembangkan diri dan pada akhirnya mampu untuk memiliki kemampuan manajerial nya, dan pada akhirnya menjadi seorang arsitek yang bukan hanya mengerti pengetahuan teknis bangunan, tapi juga mengerti mengatur perusahaan dan tenaga kerja nya.

SETELAH LULUS MAU KEMANA?
Demikianlah pertanyaan yang sering diajukan banyak orang untuk seorang sarjana arsitektur bahkan saat dia akan memilih jurusan arsitektur sebagai sebagai bidang ilmu yang ditekuninya.
Sebenarnya sarjana arsitektur itu diharapkan dapat menjadi arsitek setelah mereka lulus. Tapi ternyata tidak semudah itu menjadi arsitek. Belum lagi penghargaan terhadap arsitek di Indonesia dinilai masih kurang. Tak jarang sebuah karya desain arsitektur hanya dihargai berdasarkan jumlah lembar gambarnya. Kondisi yang sangat menyedihkan.
Memang tidak ada salahnya untuk memilih profesi lain, selain menjadi arsitek murni. Hanya sekitar 17% sarjana arsitektur yang akhirnya berprofesi menjadi arsitek . Tapi itu bukanlah suatu kegagalan dalam dunia pendidikan arsitektur. Hal ini memang terjadi karena memang jumlah proyek konstruksi yang ada di Indonesia tidaklah banyak.
Bagi mahasiswa lulusan arsitektur yang pada akhirnya memilih untuk menjadi arsitek, tentu akan memulai karirnya menjadi asisten arsitek pada sebuah biro atau konsultan perencana, atau bahkan bekerja di site konstruksi menjadi pengawas proyek. Bagi yang cukup berani mengambil resiko dan memiliki modal, membuka biro atau perusahaan sendiri juga bisa menjadi pilihan.

Gambar 1 : Ilustrasi akan kebingungan para lulusan sekolah seni Lehigh Arts and Sciences dalam mencari pekerjaan karena perusahaan mencari orang yang berpengalaman

JALAN PANJANG MENUJU SUKSES
Menjadi sukses itu butuh usaha yang keras. Tidak bisa seorang arsitek langsung sukses tanpa ada pembuktian akan prestasinya. Kunci keberhasilan selalu dimulai dari proyek pertamanya. Proyek pertama biasanya adalah proyek kepercayaan, biasanya didapat dari klien yang merupakan orang-orang terdekat dari arsitek tersebut. Jika proyek tersebut berhasil dibangun, maka proyek tersebut akan menjadi pengalaman pekerjaan pertama bagi seorang arsitek.

Gambar 2 : Arsitek dan klien nya berdiskusi


Dari proyek pertama tadi, akan muncul proyek kedua, ketiga dan seterusnya. Tapi jika mengharapkan orang saja yang datang ke kita, tentu akan sangat sulit mendapatkan proyek. Oleh karena itu seorang arsitek pemula juga harus menjadi marketing yang handal. Berani malu untuk menawarkan jasa desain nya kepada calon klien merupakan kunci keberhasilan arsitek. Tapi bagaimana dengan yang tidak punya keberanian untuk malu?

Disini lah partner mulai dibutuhkan. Seorang marketing yang handal akan menjadi orang yang berada digaris depan untuk kemajuan. Sulit mencari orang yang seperti ini. Akan menjadi nilai plus tersendiri jika arsitek juga seorang marketing yang handal, karena bisa mendapatkan proyek lebih banyak jika harus dilakukan marketing sendirian. Syarat bagi seorang marketing adalah memiliki kemampuan bersosialisasi yang tinggi dan memilki jaringan kerja yang luas. Seorang marketing juga harus bisa meyakinkan calon klien agar mau menjadikan arsitek yang dipromosikan.

Gambar 3 : Port folio arsitek dapat pula menjadi sarana promosi marketing untuk memikat klien

Seiring dengan kerja dari marketing yang bertambah baik, maka akan semakin banyak klien yang bermunculan. Kerumitan proyek pun akan bertambah. Saat itulah arsitek harus menambah tenaga kerja yang akan membantunya. Penambahan ini biasanya dimulai dengan seorang asisten arsitek agar proyek yang ditangani tidak seluruhnya dikerjakan oleh seorang arsitek saja. Sedangkan marketing, selain memasarkan dia juga akan berlaku sebagai administrasi sementara dan jika beban pekerjaannya bertambah, maka dibutuhkan tenaga administrasi untuk membantunya.
Jika pada awalnya arsitek dapat bekerja dengan pengetahuan teknis terbatas yang dimilikinya, maka pada proyek yang lebih banyak dan lebih rumit, pengetahuan tersebut tidak bisa diterapkan dengan baik karena keterbatasan waktu. Tenaga engineer menjadi dibutuhkan, terutama engineer dalam bidang konstruksi. Kepartneran antara seorang arsitek dan engineer sipil merupakan kombinasi terbaik. Seperti sebuah pernyataan "An Architect knows something about everything. An engineer knows everything about one thing" (Seorang Arsitek tahu sedikit tentang banyak hal. Seorang Engineer tahu semua tentang satu hal) .
Tenaga-tenaga lain pun akan bertambah seiring dengan bertambahnya pekerjaan. Penambahan asisten arsitek maupun asisten engineer tidak dapat dihindari. Bahkan penambahan tenaga-tenaga ahli dalam bidang perkotaan, elektrikal dan mekanikal, lingkungan, dan lain-lain tak terhindari. Hal ini menjadikan kantor arsitek ini berubah dari sebuah studio pribadi menjadi biro arsitek dan berkembang menjadi konsultan multi disiplin. Tentu saja semua itu harus diurus masalah hukum nya, terutama tentang status usaha dan perusahaannya.�

Gambar 4 : Sebuah ilustrasi seorang pegawai administrasi melapor akan kebutuhan tenaga kerja kepada kepala perusahaan

Sebuah perusahaan yang baik akan membutuhkan pencatat keuangan dan membukukannya. Tenaga accounting akan memberikan apa yang dibutuhkan dari pencatatan keuangan. Manajemen keuangan pun akan menjadi lebih baik dengan adanya tenaga kerja yang mengerti bagaimana mengatur keuangan. Dengan begitu arsitek tidak perlu repot-repot lagi mengurus keuangan perusahaan dan bisa lebih berkonsentrasi bekerja dengan proyek-proyeknya.
Saat perusahaan yang dimiliki makin kompleks, maka sebaiknya perusahan dipecah menjadi divisi-divisi khusus. Divisi ini bisa terbagi atas dua model :
1. Pembagian divisi berdasarkan bidang keahlian pekerjaan (misalkan : Bidang Arsitektur, Bidang Sipil dan Konstruksi, Bidang Pengawasan)
2. Pembagian divisi berdasarkan proyek yang sedang dikerjakan (misalkan : Divisi proyek A, Divisi Proyek B, Divisi Proyek C, dst)�
Semakin kompleks perusahaan, maka akan semakin banyak pula bidang-bidang yang akan muncul dari konsultan tersebut. Agar pengontrolan perusahaan makin baik, maka harus dibuat Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk mengatur kegiatan pada perusahaan tersebut agar lebih rapi dan tertib. Perusahaan-perusahaan besar akan sangat konsen dengan hal ini karena berkaitan erat dengan manajemen perusahaan yang bisa meningkatkan citra perusahaan. Perusahaan yang telah mendapatkan ISO akan memberikan nilai yang lebih pada kesempatan mendapatkan proyek yang lebih besar dan prestisius.


KESIMPULAN
Tidak menutup kemungkinan bagi para lulusan sarjana arsitek untuk memulai karir dari bawah, selama dia berani melakukannya dan tidak malu untuk mencari klien. Dengan bantuan tenaga marketing, asisten arsitek, engineer, staf administrasi dan akuntan, dan tenaga-tenaga ahli lain akan menjadikan konsultan semakin baik. Tentu saja jika manajemen perusahaan nya juga dikelola dengan baik. Manajemen merupakan kunci keberhasilan dari perusahaan-perusahaan untuk menjadi besar dan lebih besar lagi.



DAFTAR PUSTAKA
2007, Matthew Frederick, 101 Things I Learned in Architecture School, MIT Press
2008, Dr.Ir.Sugeng Triyadi,MT, Bahan Perkuliahan Manajemen Proses Proyek, ITB�
2009, Catatan Kuliah Arsitektur dan Teknologi, Dr.Ir. Sugeng Triyadi, MT tgl 23 Apr 2009


SUMBER GAMBAR
Gambar 1 : http://media.collegepublisher.com/media/paper1233/stills/7e3v0min.jpg
Gambar 2 : http://www.residentialarchitects.us/architect-client-600.jpg
Gambar 3 : http://www.stocklayouts.com/images/Blog/architect-business-marketing-graphic-design.jpg
Gambar 4 : http://www.inso.tuwien.ac.at/typo3temp/pics/7fed762f98.gif



Apr 27, 2009

Pantheon, Pencapaian Arsitektur Romawi yang Abadi

PANTHEON, PENCAPAIAN ARSITEKTUR ROMAWI YANG ABADI

Bangsa Romawi dengan kekaisarannya yang sangat besar, merupakan babak akhir dari masa klasik peradaban barat. Dengan berbagai pencapaian besar yang mereka raih, menjadikan bangsa Romawi menjadi legenda, seperti halnya Yunani. Kekaisaran Romawi yang berkuasa Memang bangsa Romawi tidak terlepas dari pengaruh Yunani. Kebanyakan ilmu yang berkembang pada zaman ini adalah warisan dari bangsa Yunani, dan juga mengadopsi pengetahuan timur seperti dari Mesir.
Banyak sekali pencapaian yang diraih, tapi dalam bidang arsitektur, pencapaian terbesar mereka adalah sebuah bangunan yang bernama PANTHEON. Pantheon merupakan sebuah kuil penyembahan dewa-dewa yang dipercaya oleh Romawi. Tidak ada dewa yang secara spesifik dijelaskan disini, dianggap kuil ini dipersembahkan untuk semua dewa.


Gambar 1 : Parthenon dari tampak depan


Pantheon pada awalnya dibuat pada tahun 27 SM – 25 SM oleh Marcus Vipsanius Agrippa, yang dengan jelas tertulis pada Portico (beranda bertiang), yaitu M•AGRIPPA•L•F•COS•TERTIUM•FECIT, "Marcus Agrippa, anak dari Lucius, Konsul untuk ketiga kalinya, membangun bangunan ini." Patheon pada awalnya dibuat dengan tempat pemandian dan taman-taman. Tapi bangunan awal ini telah hancur pada tahun 80 M, dan kemudian dibangun ulang.
Pembangunan ulang Pantheon dilakukan pada tahun 118 M dan selesai pada tahun 128 M. Dibuat oleh Kaisar Hadrian dan arsitek nya yang tidak dikenal. Hadrian adalah kaisar yang senang berwisata ke timur, dan seorang pengagum kebudayaan Yunani.
Seperti yang kita ketahui, bangsa Yunani dan Romawi telah mendirikan banyak bangunan bundar, dan yang paling mendekati bentuk Pantheon adalah Arsinoeion, sebuah tholos yang dibuat pada tahun 270 SM di pulau Samothrace di Aegean Utara. Tapi tholos ini tidak sebesar Pantheon yang bisa membuat orang menahan nafas ketika melihatnya.
Secara struktur, bentang dome nya adalah 142 feet, atau sekitar 43,2 meter, yang tidak terkalahkan bahkan sampai 1400 tahun kemudian, Basilika St. Peter di Roma hanya bisa mencapai bentang 139 feet, atau sekitar 42,5 m saja. Keseimbangan proporsi yang sempurna dari ruang dalam adalah karena diameter dalam dome sama dengan tinggi dari lantai ke oculus (bagian terbuka dari dome Pantheon).


Gambar 2 : Denah Pantheon


Konstruksi dari bangunan ini benar-benar cemerlang, rumit dan asli, tapi tidak terekspose bagian dalamnya. Pada dasarnya struktur yang digunakan adalah struktur Bearing Wall (dinding pemikul). Keseluruhan bagian dome ditutupi dengan ornamen arsitektur yang merupakan variasi. Bahan yang digunakan sebagai strukturnya ada beton romawi dengan material pengisi yaitu : travertine, tufa, bata, dan light volcanic pumice. Cara menggunakan materialnya pun jenius. Seiring dengan tingginya bangunan, maka material campuran betonnya juga menggunakan bahan-bahan yang ringan. Pondasi nya menggunakan batu, dan bagian atasnya menggunakan light pumice, dan dibuat lubang oculus sebesar 28 feet atau sekitar 8,5 m. Entah bagaimana caranya dome yang dibuat dengan beton romawi yang pada jaman itu belum memiliki kekuatan seperti beton jaman sekarang, tapi masih bisa tegak berdiri hingga saat ini. Padahal bangunan yang dibangun pada masa itu rata-rata tinggal sejarahnya saja. Kalaupun ada maka tinggal puing-puingnya. Sedangkan Pantheon masih tegak berdiri dan masih berfungsi.


Gambar 3 : Potongan Pantheon yang memperlihatkan ssistem struktur dan oculus nya


Lubang oculus yang menarik hati ini merupakan suatu klimaks dari padangan mata pengunjung yang datang ke Pantheon. Lubang ini dibuat untuk menggambarkan kedekatan dengan cahaya surga. Lintasan matahari yang melintasi lubang oculus ini menjadikan pencahayaan di dalam Pantheon terasa karena adanya pantulan cahaya ke dinding dan lantai. Bentuk bundar yang nyaris sempurna pada bagian dalam dome sepertinya tidak pernah dilihat di permukaan bumi manapun sebelumnya. Bagaikan sebuah efek yang tak pernah berubah seperti hubungan dewa-dewa, alam, manusia, dan situasinya.


Gambar 4 : Lubang Oculus pada Dome Pantheon


Pantheon banyak mengilhami pembuatan bangunan-bangunan masa kini, sebagai penggambaran bangunan yang merupakan pencapaian tertinggi keagamaan dan ambisi politik. Patheon ditiru pada bangunan Andrea Palladio, Villa Rotunda di Italia, dan Durban Hall di India.

Bangunan ini juga pernah digunakan makam bagi banyak orang terkenal, seperti pelukis terkenal, Raphael dan Annibale Caracci, arsitek Baldassare Peruzzi dan dua raja dari Italia, yaitu: Vittorio Emanuele II dan Umberto I, dan ratu dari Umberto I, Margherita. Pada akhirnya, bangunan kuil ini pun berubah fungsi menjadi gereja, sejak diubah fungsinya oleh Paus Boniface IV pada tahun 609 M, dan dikenal tidak lagi sebagai Pantheon, tapi dengan nama baru, Roman Catholic Church Sta. Maria Rotonda, yang sampai sekarang masih digunakan.




DAFTAR PUSTAKA


1. David Watkin, A History of Western Architecture, Laurence King Publishing, Great Britain, 1992
2. http://www.essential-architecture.com/ROME/ROME.htm
3. http://buildroman.com/site/
4. http://www.buzzle.com/articles/roman-pantheon-architecture.html
5. http://www.gothereguide.com/pantheon+rome-place/
6. http://www.indfy.com/delhi-picture-gallery/rashtrapati-bhavan/rashtrapati-bhavan15.html


CATATAN :
Tulisan ini dibuat untuk tugas mata kuliah Arsitektur dan Teknologi (AR5221), Dosen Dr.Ir.Sugeng Triyadi, MT, Program Pascasarjana Arsitektur ITB atas nama Yudhiarma (25208024).

Apr 23, 2009

Rumah Prefab Sebagai Solusi Green Design

RUMAH PREFAB SEBAGAI SOLUSI GREEN DESIGN


PENDAHULUAN
Konstruksi rumah dengan mode prefab atau modular sedang menikmati booming di pasar green building, yang mengetengahkan isu global perubahan iklim. Sejumlah orang berpikir bahwa rumah prefabricated atau bangunan modular berarti juga keseragaman yang dingin, tetapi tidak semua bangunan yang bersifat prefabricated menjadi seperti yang dipikirkan banyak orang. Ada pula rumah rumah prefabricated yang hijau, indah, nyaman, dan paling penting adalah tidak membebani bumi.

PREFAB DAN PENGERTIANNYA
Prinsip dasar dari konstruksi rumah prefab adalah bagian-bagian dari suatu rumah, atau modul, adalah dibangun dalam suatu lingkungan pabrik yang terkontrol, diangkut ke satu lokasi proyek pada saat memasuki tahap penyelesaian, dan dihubungkan serta menempatkan di atas pondasi yang telah dipersiapkan sebelumnya. Sambungan yang muncul pada rumah prefab bisa berjumlah sedikit, bisa juga berjumlah banyak, tergantung dari model dan pengembangan sistem sambungan pada prefabnya.
Sebagian besar orang menganggap rumah prefab dihubungkan dengan desain yang benar-benar modern. Desain Modern secara tipikal ditandai dengan garis-garis yang bersih, bentuk kuat, menggunakan bahan yang modern seperti beton, baja, alumunium, dan sedikit sampai tidak ada dekorasi yang ditambahkan pada bangunan. Bangunan Modular memungkinkan desain modern dibawa ke pasar utama karena itu secara umum mengurangi biaya konstruksi dan biaya desain secara signifikan ketika dibandingkan dengan rumah yang dibuat secara manual. Akhir-akhir ini, mulai muncul pilihan rumah prefab yang jauh menggunakan prinsip "green building".

RAMAH LINGKUNGAN RUMAH PREFAB
Tujuan utama dari membangun rumah yang bernafaskan green building adalah untuk mengurangi dampak lingkungan nya sementara juga membuat suatu lingkungan sehat untuk penghuni. Arsitek dan pembangun melakukan ini dengan cara menekankan efisiensi energi, mengurangi penggunaan air bersih dalam proses membangun, memilih bahan bangunan yang sehat dan suistainable, dan memilih lokasi yang bisa meminimumkan gangguan lingkungan.
Desain dan konstruksi Rumah prefab menawarkan sejumlah peluang unik untuk mencapai tujuan tersebut. Pertama, seperti yang kita ketahui bahwa dalam pembuatan elemen prefab yang dilakukan di pabrik, sudah ada kontrol yang dilakukan di lingkungan pabrik menjadikan perancang / pembangun untuk bisa dengan sangat presisi dalam perencanaan material dan penggunaan materialnya. Hanya akan ada sedikit limbah jika dibandingkan dengan teknik konstruksi standar. Kedua, sulit sekali menemukan material yang ramah lingkungan yang mudah dibeli dalam jumlah besar dan digunakan pada banyak proyek, meminimumkan keterlambatan dan memastikan bahwa tidak ada “jalan pintas” sehubungan dengan bahan tak tersedia. Ketiga, pembelian dengan jumlah yang besar ini dan pengiriman sejumlah modul ke lokasi pembangunan rumah secara dramatis akan mengurangi polusi dari transportasi ke dan dari lokasi. Dan akhirnya, gangguan dari lokasi konstruksi dapat diminimumkan karena tidak lagi diperlukan penyimpanan material di lapangan dalam jangka waktu yang lama
Selain dari menjaga lingkungan, unsur-unsur ini juga membantu menurunkan biaya dan memendekkan waktu pengerjaan proyek. Bahan bisa dibeli dalam jumlah yang besar dan bisa mendapatkan harga yang menarik. Tukang-tukan terampil menjadi dipekerjakan secara penuh dan bisa bekerja memasang modul untuk banyak rumah prefab dalam waktu yang singkat. Dan, proses konstruksi dalam ruangan mengeliminasi keterlambatan dan kerusakan sehubungan dengan kondisi cuaca, seperti yang sering terjadi pada konstruksi standar.

CONTOH RUMAH PREFAB RAMAH LINGKUNGAN

Rumah prefab ramah lingkungan muncul dalam semua bentuk dan ukuran. "Lebih kecil adalah lebih baik" merupakan konsep dari Wee House oleh Alchemy Architects. Alchemy menawarkan sejumlah pilihan dari material yang ramah lingkungan, teknologi, dan gaya untuk rumah prefab mereka. Rumah-rumah tersebut muncul dalam bentuk unit yang tersendiri atau dalam unit modul yang lebih besar jika kita membutuhkan lebih banyak ruangan. Sementara rumah prefab yang diinginkan sedang diproduksi, pemilik rumah memerlukan kontraktor untuk menyelesaikan pondsi, peralatan utilitas, dan yang tidak tersedia dari rumah prefab. Dengan cara seperti ini maka kita dapat menghemat waktu, uang dan secara dramatis menurunkan dampak lingkungan anda dengan tinggal di rumah prefab.


Contoh lain dari rumah prefab bergaya modern adalah desain dari Michelle Kaufmann Design's (MKD), Sunset Breezehouse. Dirancang melalui satu kerjasama antara MKD dan Sunset Magazine, Breezehouse mempunyai satu “BreezeSpace” yang diletakkan di pusat di bawah satu atap berbentuk kupu-kupu. breezeway atau serambi ini memungkinkan anda untuk “membiarkan lingkungan masuk” ke ruang keluarga dan ruang makan, mengaburkan batasan antara interior dan eksterior serta meningkatkan fungsi dari ruang-ruang tanpa membangun banyak dinding serta langit-langit. Rumah ini tersertifkasi oleh Energy Star dan benar-benar efisien, dengan penyekat yang terbuat dari open cell foam dan didempul untuk mengeliminasi kebocoran udara. Breezehouse juga memiliki sistem plumbing yang bisa menghemat penggunaan air, pemanas air yang hanya hidup jika diperlukan, dan , sistem ventilasi mekanik yang 30% lebih efisien jika dibandingkan dengan sistem pengudaraan biasa. Benar-benar rumah yang efisien dan menarik.

Desain rumah prefab inovatif yang lain adalah Solaleya Home. Solaleya Home benar-benar berputar untuk mengikuti matahari dalam rangka untuk menggunakan tenaga matahari untuk pemanasan pasif. Rotasi ini benar-benar efisien energi, menyediakan perubahan terus menerus dari pemandangan, dan memasukkan cahaya alami yang hangat ke dalam ruangan. Struktur terbuat dari satu tiang dan lengkungan, menjadikan rumah tahan terhadap angin topan dan gempa. Rumah ini juga dinilai baik oleh Energy Star dan merupakan rumah pilihan untuk mengikuti matahari sepanjang tahun.

Contoh Terakhir bagi yang mencari desain yang sedikit lebih tidak modern adalah rumah yang dikembangkan oleh Bamboo Technologies di Hawaii. Rumah prefab ramah lingkungan ini adalah terbuat hampir seluruhnya dari bahan bambu, salah satu bahan bangunan yang paling berkesinambungan dari bahan bangunan yang ada. Anda bisa mengubah versi untuk area iklim apapun, sehingga tidak perlu takut jika anda tidak tinggal di lingkungan beriklim tropis. Dan rumah bambu ini kuat menahan gempa dan angin topan.

KESIMPULAN
Rumah prefab merupakan pilihan yang tepat bagi bumi karena lebih ramah lingkungan dengan kualitas yang terjaga. Model rumah prefab yang berkembang saat ini tidak saja rumah yang berkesan dingin tanpa ekspresi, tapi juga ada yang hangat dan menyenangkan. Dari contoh-contoh yang telah disajikan, rumah prefab ini memiliki banyak keuntungan, antara lain cepat dibangun, kualitas terjamin, mudah dalam pengerjaan, hemat biaya secara keseluruhan, tidak kalah indah dibanding rumah yang dibuat secara konvensional, dan yang pasti, ramah lingkungan. Tapi tidak semua desain yang telah ada dapat dengan langsung diterapkan karena perbedaan iklim antara tempat dikembangkannya rumah prefab (kebanyakan di Eropa dan Amerika). Oleh karena itu perlu disesuaikan dan dikembangkan oleh para arsitek lokal agar lebih sesuai.

DAFTAR PUSTAKA
http://www.lowimpactliving.com/blog/2007/09/24/green-prefab-homes-prefabulous/
http://www.prefabs.com/PrefabHomes/AlchemyArchitects/Alchemy_Architects.htm
http://www.prefabs.com/PrefabHomes/AlchemyArchitects/weeOne.htm
http://www.solaleya.com/
http://www.bambootechnologies.com/bbhomes.htm

CATATAN :

Tugas ini dibuat untuk mata kuliah ARSITEKTUR DAN TEKNOLOGI nya Dr. Ir. Sugeng Triyadi, MT, Jurusan Arsitektur ITB Program Pasca Sarjana atas nama YUDHIARMA (25208024).

Feb 23, 2009

Mahluk Aneh di Perpustakaan FSRD ITB

Baru hari ini saya berjalan-jalan di kampus FSRD, padahal selama beberapa bulan ini biasa ngelewatin lorong dari arsitektur menuju gerbang utama, tapi gak pernah singgah untuk sekedar berkeliling di kampus ini....

Selepas kuliah 6 sks yang bikin stres, karena tadi ada presentasi dadakan gara-gara si bapak nya kesal ma kita karena sekelas (dianggap) ga masuk dengan alasan dia sudah bolak-balik berkali-kali... padahal kami nunggu dia sejam di lt.4, di kelas yang biasa kami pakai buat perkuliahan. Udah pake di SMS lagi.... Tapi ya sudahlah....

Keluar kelas agak lebih lama dari biasanya (karena presentasi), akhirnya kami semua memutuskan untuk makan. Warung padang di Gelap Nyawang menjadi pilihan. Selepas itu, teman-teman pada berjanji untuk berkumpul kembali di perpustakaan FSRD, tapi saya ga bisa ikut bersama karena ada janji sama calon pembeli dagangan saya.

Akhirnya kami berpisah di gedung arsitektur, Wiwik dan Dimas ke perpustakaan arsitek terlebih dahulu, Kukuh harus mengajar di FSRD, dan saya menuju Campus Center. Setelah transaksi jual beli selesai, saya singgah dulu ke BNI ITB untuk menyetorkan uang hasil dagangan, dan kembali ke arsitektur. Pas naik ke lantai 2, di depan perpustakaan bertemu dengan Mbak Nunik dan anaknya... wah...dah lama ga ketemu Mbak Nunik. Akhirnya bicara sebentar soal thesisnya.... dia lagi nunggu dosen untuk asistensi gambar....

Saya kemudian melanjutkan perjalanan ke Labkom Arsitek di lantai 4, ngirileks dulu sebentar :p (Rileks itu forum lokal ITB). Sekedar ngecek thread yang saya bikin untuk dagang, kemudian saya turun lagi ke bawah. Setelah itu saya bertemu teman-teman dan melanjutkan ke perpustakaan FSRD.

Entah mengapa rasanya aneh jalan menuju perpustakaan FSRD. Naik tangga, belok-belok, naik tangga, turun tangga, naik tangga lagi... dan akhirnya nyampe di depan pintu perpustakaan.

Saya pun masuk ke dalam, dan melihat cukup banyak orang di dalam. Tapi ada satu hal yang saya perhatikan, yaitu seorang mahasiswa yang dengan seriusnya membaca di meja baca. Tadinya saya pikir mahasiswa itu nyentrik, soalnya wajahnya kok abu-abu?? Berhubung ini di Fakultas Seni Rupa dan Desain, akhirnya saya menduga dia sedang bereksperimen untuk melihat orang yang melihat dia, bagaimana reaksinya. Saya pun akhirnya tidak terlalu memperhatikannya lagi.....

Setelah menyimpan tas, dan mengambil laptop dari dalam tas, saya duduk di depan mahasiswa tersebut. Alangkah kagetnya saya ternyata yang saya lihat itu bukanlah manusia!!! Mahluk aneh itu ternyata boneka yang mirip manusia!!! Hehehehe... akhirnya saya tertawa sendiri.... ternyata saya benar-benar jadi bahan percobaan boneka itu :p

Mau lihat mahluknya? Nih :D

Kalo dilihat dari jauh... mirip banget!! Pake cincin pula... dasar... aneh2 aja orang "Nyeni" ^^

Feb 12, 2009

Energi dan Manusia

Energi yang berasal dari bahasa latin, Energia adalah suatu aktivitas atau kemampuan untuk bekerja. Energi ini tidak dapat dilihat, tapi bisa dirasakan fenomenanya, misalkan saja petir. Petir merupakan energi yang dihasilkan dari gesekan partikel bermuatan. Fenomena yang terjadi adalah energi cahaya berupa kilat dan energi suara berupa guruh, dan jika menyentuh benda lain, maka akan berubah menjadi energi thermal berupa panas.

Sejak SD kita sudah dikenalkan dengan "Hukum Kekekalan Energi", yaitu Energi tidak dapat dibuat, dan tidak dapat dilenyapkan. Energi dapat diubah menjadi bentuk lain, tapi total energi nya tetap sama.

Apa saja energi itu? Sejak SD pun kita sudah dikenalkan dengan 2 jenis energi, yaitu :
1. Energi Potensial
2. Energi Kinetik


Energi potensial adalah energi yang berasal dari kekuatan di dalam diri. Kadang pula disebut sebagai Internal Energy. Misalkan pohon yang tertiup angin kencang, pohon tersebut tidak rubuh karena dia memiliki energi untuk tetap tegak berdiri. Kemampuannya untuk tetap tegak berdiri ini lah yang disebut energi potensial.

Energi kinetik adalah energi yang berasal dari gerak. Misalkan angin yang menerpa pohon tadi adalah partikel kecil yang bergerak, dan akhirnya berhasil menumbangkan pohon. Gerakan partikel angin ini lah yang disebut energi kinetik.

Tapi ternyata ada beberapa bentuk energi lain, yaitu :
3. Energi Thermal
4. Energi Gravitasi


dan beberapa energi turunan lainnya seperti :
5. Energi suara
6. Energi cahaya / sinar
7. Energi elastis
8. Energi elektromagnetik


Sesuai hukum kekekalan energi, maka energi ini dapat dirubah. Kita beri contoh misalkan energi thermal. Energi thermal berasal dari partikel (energi potensial)yang bergerak (energi kinetik) yang bergerak semakin cepat sehingga menghasilkan panas (heat/thermal). Sebagai indikator pengukurannya, digunakanlah temperatur. Partikel dianggap tidak lagi memiliki energi apabila dia didinginkan pada suhu -273 C (0 Kelvin) 

Energi juga dapat dipindahkan. Misalkan tangan kita yang memiliki suhu 36 C kita sentuhkan pada dinding bersuhu 24 C. Maka terjadi perpindahan energi dari tangan kita ke dinding. Dari sini kita mengetahui bahwa cara untuk memindahkan energi, yaitu :
1. Konduksi (ditempelkan)
2. Konveksi (dialirkan dengan media lain)
3. Radiasi (dipancarkan)


Nah... kita masuk ke tataran yang lagi ngetrend niy....

Dari penjelasan diatas kita tahu bahwa energi tidak dapat dihilangkan atau tidak dapat habis. Jadi sebenarnya pernyataan kita kehabisan energi adalah salah. Energi akan tetap ada kok.

Lalu kita lihat lagi tentang cara perpindahan energi. Ternyata energi yang paling gampang dipindahkan dan diubah menjadi energi lain adalah energi listrik. Karena itulah energi ini menjadi populer dan bernilai. Sayangnya energi ini diubah dari matter yang jumlahnya terbatas, seperti minyak dan batubara. Kenapa demikian? Karena minyak dan batubara adalah matter yang paling gampang diubah bentuk energinya. Cukup dengan membakar, maka matter tersebut akan berubah menjadi energi panas, dan panas bisa dijadikan energi listrik.

Berhubung kemampuan pikir orang jaman sekarang masih terbatas, sehingga orang masih terbelenggu dengan kebutuhan akan matter yang paling mudah diubah ke bentuk energi. Negara-negara Eropa yang kurang sekali energi thermal (terutama pada musim dingin) akhirnya mulai mencari cara agar pada musim dingin mereka tidak kedinginan. Jalannya adalah dengan mencari matter tadi. Indonesia adalah negara yang kaya akan energi. Termasuk matter yang dapat diubah menjadi energi. Sejak kecil kita diajarkan bahwa penjajah datang ke Indonesia karena rempah-rempah. Padahal sebenarnya mereka mencari sumber energi baru. Batubara Indonesia dibawa ke Eropa sana, untuk menyamankan mereka dimusim dingin, bahkan hingga saat ini. Sedangkan kita terkena dampak krisis energi karena kebodohan masa lalu (membiarkan sumber energi kita dikeruk orang) dan kebodohan masa sekarang (tidak dapat mengubah energi yang melimpah menjadi energi listrik).

Perang di dunia ini pun pada dasarnya karena energi. Perang Iran-Irak, tidak hanya sekedar perang ideologis, tapi juga perang energi. Invasi Iraq ke Kuwait, Invasi Amerika ke Iraq, Invasi lain2 pada dasarnya adalah karena untuk menguasai energi. Hal ini menimbulkan istilah "Barang siapa yang menguasai energi, maka dia menguasai dunia".

Yah...untuk sementara siy saya hanya bisa berharap kita bisa menjadi lebih pintar dan tidak termanjakan dengan sumber energi yang melimpah (walaupun tidak tahu cara mengubahnya). Karena peradaban kita tidak akan pernah maju kalo kita terlalu sering bersandar pada hasil alam. Peradaban yang terlalu dimanjakan oleh alam biasanya malas dan akhirnya punah. Jangan sampai bangsa kita punah karena alam kita yang begitu kaya dan memanjakan kita.

Mudah2an kita bisa mengubah energi yang ada menjadi sumber energi populer (listrik). Atau mendapatkan cara menjadikan matter (selain radioaktif) menjadi energi.

Mudah2an ya :)





sumber :
Kuliah Bangunan Hemat Energi (Ir. Surjamanto Wonorahardjo, MT)
Kuliah Arsitektur dan Teknologi (Dr.Ir.Sugeng Triyadi,MT)

Feb 11, 2009

Arsitektur yang Islami [menurut saya]

buat saya... arsitektur islami itu arsitektur yang tidak merusak lingkungan ^_^

Kadang kita hanya terjebak pada penampilan semata, merefeksikan keislaman melalui keindahan bentuk dan ornamentasi ala timur-tengah. tapi kita melupakan prinsip dasar daripada beragama.

Manusia diutus kedunia ini adalah sebagai penguasa. tapi penguasa disini diberikan hak untuk mengelola dunia dari langit sampai bumi, tapi bukan berarti berhak untuk merusaknya. Malaikat sebenarnya sudah memprediksi kalo manusia pada akhirnya hanya akan merusak bumi ini, tapi Allah membantahnya dengan mengatakan "Sesungguhnya Aku lebih tahu dari apa yang engkau tahu".

Kerusakan yang telah terjadi dimuka bumi ini seharusnya menyadarkan kita para arsitek agar dapat mempertahankan sisa-sisa bumi yang masih ada, dan memperbaiki yang telah rusak, serta membuat suatu sistem baru yang lebih menjaga lingkungan.

Arsitektur yang Islami haruslah merujuk pada bumi. Melestarikan bumi yang kita tinggali adalah islami. Bukannya berarti saya tidak menghargai seni dalam arsitektur, karena sesungguhnya Islam pun menyukai keindahan. Tapi janganlah sampai keindahan menjadikan kerusakan.


Yuk...jadi arsitek Islami ^_^

Jan 19, 2009

$5,000 Paper House is the World's Swankiest Hobo Pad

Swiss company The Wall AG has a perfect solution for third-world shanty towns, semi-permanent refugee camps and approximately 7.2% of adult Americans: paper houses!

This isn't mere papercraft—the Universal World House is a $5,000, 390 square foot modular home, outfitted with plumbing and boarding facilities to support up to eight (eight!) residents each. The secret of its construction is its "paper" shell; the resin-soaked cellulose, made from recycled paper, is shaped into honeycomb walls, which provide structural integrity and insulation to the houses.

Aside from having a convertible closed/open-air kitchen with table and benches, the Universal World House has a hidden killer feature:
It has been designed so that a family can slaughter an animal on the veranda, wash it in the shower and hang it, along with fish, on an integrated washing line.

Hooray!(?) Apparently a few countries have placed orders for the UWH, including Nigeria and Angola, but I could see how domestic aide organizations could benefit from something like this too. [BBC via Fark]


source : http://i.gizmodo.com/5134222/5000-paper-house-is-the-worlds-swankiest-hobo-pad

Komentar :

Wah...rumah sekarang makin aneh-aneh aja... dari kertas :p Jadi ingat jaman kecil dulu sering main boneka kertas yang dibuatkan rumahnya dari kertas karton :p (maklum..... ga punya duit beli Barbie House :p) **lagian ngapain siy cowok maen boneka kertas???**

Rumah semi permanen yang dibuat dari kertas ini bahkan dilengkapi dengan peralatan sanitasi dan dapur..... Luas nya lumayan, 36 m2... standar rumah sederhana Indonesia lah..

Tapi sebenarnya rumah kertas bukan lagi hal yang aneh di negara kita... Tuh..lihat aja daerah-daerah kumuh, banyak banget rumah kertas T_T Bedanya, rumah kertas ini lebih tahan terhadap cuaca dibanding rumah kertas dari kardus bekas.....

Walau menurut saya ini terobosan yang bagus, saya rasa rumah seperti ini tidak membuat orang Indonesia yakin akan kekuatan rumahnya ^_^; Ya iya lah.. dari kertas... orang awam pasti akan berpikir seperti itu.... Mudah2an teknologi bangunan bisa makin berkembang, terutama di Indonesia, sehingga masyarakat kurang mampu bisa memiliki rumah yang layak huni dan tahan lama....

Dec 12, 2008

CHILD BE THE ARCHITECT OF A BETTER FUTURE

Architect do you hear me callingI do not ask for much, better environment, planning and landscape

Architect help me save the Planet
I seek, only kindness, sweet water, and clean air fit to breathe

Architect help me transform the space
Use your knowledge with care, make my environment a friendly piece

Architect I want a save home
Use technology with discretion, improve my quality of life

Architect help me save our memory
Preserve our historical link, respect the good things of the past

Architect lets your plans cherish our democracy
Allow me to participate – let me play, turn my city into a magnet of hope

Architect lets respect each other and diversity
Come forward and use your skill, I want to call my neighbours my friends

Architect protect cultural differences
Let your work promote human values, be equitable and understanding in your designs

Architect I am the future, let me be your friend
Let me walk in your new environs
Sustain my dream be there for me
Globalisation yes, especially for peace
Be the architect of the future


Giancario Ius, UIA Immediate Past Vice-President Region I
English version by Rod Hackney, UIA Past President


Oct 19, 2008

Minggu ini dah mulai UTS

Akhirnya... minggu2 UTS pun tiba...shock

Tapi ga perlu khawatir.... kayaknya di arsitektur ga ada UTS deh... ketawa

Diganti ma presentasi tugas goodgood

Masalahnya tugas belom bereskeringatan

Dan besok ada presentasi muntah

Ngerjain dulu yah nangis

Aug 26, 2008

First Assignment

Finally, after a week past, we have an assignment. Well, actually we do have one too last 
week, but it's only a simple task but a hard one to do :p What's that? Reading.... 

Well, reading is not that hard actually, but to find something to read is quite hard. We were ask to find reading about something we are gonna do for our thesis. I know that i'm taking specific course like Building Technology, Mr. Ismet, the lecturer, said that it's still a big area for my thesis. He said that Building Technology just like a big football field. And my thesis is just like one of the grass, or maybe some grass on the field. So i take more specific field like Thermal Comfort. And he said that's good, but it maybe only reduce 3/4 part of the field in Building Technology. So i have to take more specific field. My concern for Thermal Comfort because my hometown, Pontianak, is a hot city. A city on the equator line must be really hot. The temperature arround 27-35 celcius degree, with almost 100% humidity. I wonder if the knowledge i found on my future research would done something good for my hometown. I want to make a building without air conditioning, even in a place like my hometown, or at least reduce amount of energy to cooling the building. Because we all know the world have energy crisis, until we found a new way to produce energy more greater, faster, cheaper, and care for environment.

The other assignment is given from Mr. Hanson, a lecturer for Quantitative Analysis. The assignment consist of 2. The first one is he want us to describe why we take architecture post graduate school on ITB, and the second one is he wants to know what kind of my dream house. Simple isn't it? I think he give this task to collecting data for the future assignment, for analyzing those data. Hehehe...quite interesting :) And he is a good lecturer, know how to present the subject for the lecture. The assignment should be delivered by email this Thursday. Hmm...what am i gonna write?? :p

Compare to other course, research class is more fun than design class, landscape class, and profesional class. They got their first assignment from the first day T_T. And its a lot of drawing. One of them said that he wants to change to research class :p And i said welcome :D

Ok...thats my simple report for my first assignment. Wish me luck :) Ganbatte kudasai!!!! 


NB : I wrote this report in English because to make myself get use to English. We have lots of English terms in every lecture. And also, we have to read as much as archictecture books, and of course, in English to broader our view about architecture... Siigghh... why can't we read those books in Indonesian??

Jul 28, 2008

Tugas Dadakan

jam 9,sedang asik2nya ngobrol ma teman di rmh,tiba2 ada telp dr bos. Beliau minta tolong agar aku ikut pergi tour ke Kuching,Sarawak malaysia.
Ini bukan tour sekedar liburan,tp jg tugas. Tour ziarah arsitektur ini adalah program IAI Kalbar yg diikuti sktr 17 org anggota IAI dr seluruh Indonesia. Dr proses awal,aku memang sudah terlibat. Proposal dibuat bos ku dan aku yg kirimkan ke IAI nasional,dan disebarkan ke IAI seluruh Indonesia. Aku jg yg pd awalnya bernegosiasi dgn travel agent,yg akan membantu tour ini,sampai akhirnya aku sibuk dgn pengurusan sekolah ku. Td nya udah ada yg gantikan,tp ternyata dia ga bisa berangkat krn passportnya blm diperpanjang. Akhirnya bos meminta aku utk ikut,krn memang ga ada yg bisa pergi lagi.
Asli dadakan! Jam 9 mlm itu jg aku langsung kemas2,ngecas hape,dan akhirnya dijemput jam 11. Perjalanan kami melewati jalan baru, rute pontianak-tayan,dan akhirnya sampe ke entikong jam 4 pagi.ngantuk banget.kami harus nunggu border buka jam 5 pagi (waktu indonesia). Tp yg bikin bete,baru bisa masuk malaysia jam 7,krn kami pake mobil indonesia dan hrs terdaftar di custom dan perhubungan malaysia,dan komputer mereka baru online jam 7.akhirnya nganggur,dan internetan deh pake hape.untung sinyal matrix masih ada di border malaysia.
Yah,mudah2an prosesnya ga lama.dan bisa segera masuk. Aku cuma 2 hari di malaysia. Selasa dah pulang,tp mungkin nyampenya dah mlm. Doain aja perjalanannya lancar yah. Amin....

Nb:cape nulis posting pake e51,kyknya hrs pake e71 deh :p

Jun 28, 2008

Google SketchUp Pro Gratis untuk Pendidik



SketchUp, sebagai salah satu alat bantu desain dalam arsitektur, telah saya kenal sejak beberapa tahun yang lalu, lebih tepatnya sekitar tahun 2005. Perkenalan saya pertama kali dengan SketchUp yaitu dengan versi 5.
Sebelum bertemu SketchUp, saya berpikir alangkah nyamannya jika ada software yang bisa membuat mudah dalam menggambar, seperti layaknya mengambar di atas kertas. Karena pada saat itu, software gambar yang mendekati keinginan saya cuma AutoCAD. Ternyata software tersebut ada!!!
Kini SketchUp telah diakuisisi oleh Google. SketchUp versi terakhir adalah versi 6, dengan sistem berbayar. Hal ini sebenarnya tidak lah menjadi suatu kendala (karena ada jamunya). Kalaupun tidak ingin berbayar, bisa mendownload versi free nya di sini.
Google ternyata masih berbaik hati terhadap dunia pendidikan. Google membebaskan pengajar untuk dapat menggunakan SketchUp 6 Pro secara gratis!! Caranya pengajar harus mengajar di perguruan tinggi terakreditasi, menyediakan silabus atau kurikulum dengan menggunakan sketchup. Persyaratan yang sangat mudah bukan?
Trus apa bedanya Google SketchUp 6 Pro for Education dengan Google SketchUp 6 Pro? Pada dasarnya sama. Bedanya hanya pada sistem licence yang berlaku dari 1 April sampai 30 Juni tahun depannya, atau dari 1 Juni sampai 30 April tahun depannya.
Keterangan lebih lanjut bisa dibaca di sini.

Jun 6, 2008

Alhamdulillah....keterima S2 ^^

Alhamdulillahirabbil Aalamin :)
Setelah sekian lama berjuang untuk melanjutkan pendidikan tinggi, akhirnya cita-cita saya untuk melanjutkan pendidikan jadi juga setelah dapat pengumuman penerimaan :)
Saat tadi sedang jadi moderator di acara pelatihan kode etik arsitek, saya menyempatkan diri untuk membuka website pascasarjana ITB, dan terkejut melihat pengumuman penerimaan sudah keluar. Dengan deg-degan saya mendownload pengumuman tersebut dari website pascasarjana ITB, dan setelah selesai langsung saya buka. Langsung saja saya tekan Ctrl+F, dan mengetikkan nama saya, dan mengklik enter. Jeng jeng jeng!!!!!!! Nama saya muncul!!!! Waaaahhh!!!! Senang banget rasanya!!!! Dan nama saya termasuk ke daftar mahasiswa pendaftar dari jalur BPPS dengan tidak ada permasalahan baik dari sisi TPA (Tes Potensi Akademik) maupun EPT (Englist Proficiency Test). Sekali lagi Alhamdulillah ^^.
Saya pun segera mencari nama teman saya yang juga bersama-sama saya mendaftar ke ITB, dan dengan tidak sulit saya sudah menemukan namanya berada tepat di bawah saya. Teman saya di universitas tetangga juga lulus di jurusan Fisika, dengan jalur BPPS juga. Hehehehe..... kesimpulannya, saya harus siap2 jadi warga bandung lagi untuk beberapa waktu :) Semoga saja Bandung masih cukup ramah dengan saya, seperti waktu saya masih berada di Bandung 4 tahun yang lalu :)


Mar 6, 2008

Architect : Michael Graves


Michael Graves words on his video intro : (sori kalo bahasa inggrisnya salah...maklum...ga jago inggris siy...)

When i was growing up, the one thing i could do well was draw. My mother on the other hand start to worry that all about drawing might lead me to think that i was going to be some sort of artist painter,sclupturer,whatever.. and i think she made conmented one point when i was very very young that unless i was as good as piccaso or michaelangelo i was surely started, so she suggested that i think about using drawing in a profession, either engineering or architecture. I asked her what engineers did and she told me and i said therefore i am gonna be an architect. But she said i haven't told you what architect do, and i said i don't care, i am not gonna be engineer. I think the next day i was out in the street drawing the neigbour houses . Luckily i went to the public school that had drawing and got so intense of the end and re inventing a course for me so i wouldn't get bored. I think i probably not really well inform about architecture and what it really could mean to a cultural do mean, until i went to Rome. Understanding architecture through a different kind of lands. Onces you look at the works of an early roman temple and see the role of the floor, the ceiling, the wall, the column, the roof, the windows, his home and the way that u say... Ahaa...this are my noun, verb, and adverb. These are the element of an architecture composition,these are the element that finally give you character within the work. And it is that way of thinking the compositional attitute that one carries into every project is one that uses the richness of all of that, that they all ultimately related to the human scale. And it is that is so intriuging about architecture for me. Thanks a fresh because of the question they ask not because of they style or the momentary attraction to new material or new way of doing something. New doesn't interest me in that way but new gets my life of old like the rest of us...